Mengenal Penyakit Kista Baker
Kesehatan

Mengenal Penyakit Kista Baker

Pernahkah kamu mendengar tentang kista baker sebelumnya? Apa itu kista baker? Menurut alodokter.com kista baker adalah benjolan berisi cairan di dalam lutut bagian belakang. Hal ini menyebabkan bagian belakang lutut bengkak dan terasa nyeri ketika lutut digerakkan. Kista baker ini muncul akibat cairan yang melumasi sendi lutut tertimbun. Penimbunan ini biasanya disebabkan oleh cedera atau peradangan sendi lutut. Apa saja gejalanya? Gejala kista baker adalah munculnya benjolan di bagian belakang lutut yang akan lebih terlihat saat berdiri. Penderitanya akan merasakan nyeri pada lutut dan sendi lutut menjadi kaku. Namun, tidak semua kista baker menimbulkan nyeri. Inilah yang menyebabkan beberapa penderitanya tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit ini.

Menurut hellosehat.com penyakit ini merupakan penyakit yang biasanya diderita oleh siapa pun. Biasanya menyerang wanita dibandingkan dengan pria. Kista baker ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor risikonya.  Apakah faktor risiko atau pemicu penyakit ini timbul? Kamu lebih berisiko untuk terkena kista baker jika mengalami cedera robekan meniskus, cedera pada sendi lutut, dan arthritis pada sendi lutut.

Apa penyebab dari penyakit ini? Penyebab dari kista baker adalah penumpukan cairan synovial pada area belakang lutut. Hal ini dapat terjadi karena peradangan sendi lutut dan cedera lutut. Lalu bagaimana kista baker didiagnosis? Karena beberapa gejala dari kista baker seperti kondisi yang lebih serius, seperti aneurisme atau tumor dan pembekuan darah, dokter dapat melakukan tes pencitraan non-invasif seperti CT scan, USG dan rontgen kaki. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan gambar sendi lutut dengan lebih detail.

Bagaimana dengan pengobatannya? Dokter akan merekomentasikan beberapa perawatan untuk kista berukuran besar dan menyebabkan rasa sakit. Perawatan yang disarankan seperti:

  • Drainase cairan

Dokter dapat mengeluarkan cairan dari sendi lutut dengan jarum. Hal ini sering dilakukan dengan panduan ultrasonik.

  • Obat

Dokter dapat menyuntukkan obat kortikosteroid untuk mengurangi inflamasi. Kortikosteroid adalah salah satu golongan obat yang sering digunakan. Fungsinya sebagai anti peradangan dan sering disebut sebagai obat dewa karena kemampuannya untuk mengobati berbagai gejala penyakit. Kortikosteroid adalah sekumpulan hormon yang diproduksi oleh tubuh manusia melalui kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal. Kortikosteroid yang dapat diberikan adalah kortison. Ini dapat meredakan rasa sakit, namun tidak selalu mencegah kembalinya kista.

  • Terapi fisik

Untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan, kamu dapat menggunakan kompres dingin dan kruk. Pergerakan yang perlahan dan latihan penguatan otot di sekitar lulut dapat membantu dalam mengurangi gejala dan menjaga fungsi dari lutut.

Kista baker yang sudah parah biasanya akan membaik dengan perawatan arthritis sehingga tidak lagi memerlukan operasi.

Selain pengobatan medis dengan bantuan dokter, kamu dapat melakukan pengobatan di rumah seperti:

  • Meminum obat pereda nyeri

Jenis obat yang dapat membantu meredakan nyeri adalah ibuprofen, naproxen sodium, acetaminophen atau aspirin. Untuk mengonsumsi obat-obatan ini, lihatlah dosis pemakaian pada kemasan.

  • Mengurangi aktivitas fisik

Kamu dapat mengurangi aktivitas fisik agar dapat mengurangi iritasi pada sendi lutut.

  • Prinsip RICE

Ini merupakan prinsip yang terdiri dari rest atau istirahat, ice atau es batu, compression atau kompres dan elevation atau angkat kaki. Istirahatkan kakimu, kompres lutut dengan perban, balut kain dengan perban atau gips penahan dan angkat kaki sebisa mungkin tertutama pada malam hari.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini. Kista baker adalah penyakit yang umum namun cukup serius dan kamu dapat mengunjungi dokter untuk penanganan yang tepat.