Yuk Simak 4 Jenis Pinjaman Berikut Ini
Others

Yuk Simak 4 Jenis Pinjaman Berikut Ini

Pinjaman tidak hanya dibutuhkan oleh pekerja maupun ibu rumah tangga saja lho. Beberapa pengusaha pun ada yang mengandalkan pinjaman tunai di beberapa lembaga keuangan termasuk financial technology yang kini marak.

Pinjaman sebenarnya bukan barang yang tabu. Pinjaman bagi pengusaha dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya atau menambah modal usaha. Bedanya dengan kita, kadang-kadang justru pinjaman hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif belaka.

Nah, agar pinjaman benar-benar bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhannya, lebih baik cari tahu dulu deh beberapa jenis pinjaman yang saat ini banyak ditawarkan berbagai lembaga keuangan termasuk fintech secara online.

  • Pinjaman Jangka Panjang

Salah satu pinjaman yang paling umum diberikan adalah pinjaman jangka panjang. Pinjaman jangka panjang adalah pinjaman dengan masa angsuran bertahun-tahun.

Pinjaman jenis ini biasanya diberikan untuk kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, hingga kredit usaha yang sudah berkembang atau sudah dalam skala yang sangat besar.

Salah satu ciri pinjaman jangka panjang adalah memberikan jumlah pinjaman yang sangat besar dengan bunga yang rendah dibandingkan dengan bunga pinjaman jangka pendek,

Pinjaman jangka panjang biasanya diberikan kepada calon debitur yang memang sudah punya usaha besar atau mapan serta beberapa bisnis yang sudah memiliki rencana yang kuat dan terukur.

  • Pinjaman Jangka Pendek

Pinjaman ini tentu berbeda dengan pinjaman jangka panjang, pinjaman jangka pendek biasanya diberikan kepada bisnis bisnis usaha kecil dan menengah atau perusahaan rintisan. Selain itu pinjaman jangka pendek pun hanya dibutuhkan untuk waktu yang sangat singkat dalam hitungan bulan saja.

Salah satu contoh pinjaman jangka pendek adalah kredit usaha rakyat dengan nominal maksimal sekitar Rp20 juta saja dalam rentang waktu yang singkat.

Kredit jenis ini pada kenyataannya memberikan bunga yang rendah karena disokong oleh pemerintah. Berbeda dengan kredit jangka pendek yang memang tidak ada dukungan dari pemerintah.

Umumnya diberikan bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman jangka panjang. Tapi, ada juga yang menerapkan sistem sebaliknya.

  • Pinjaman Kartu Kredit

Jenis pinjaman ini jelas berbeda dengan dua pinjaman sebelumnya. Namun demikian, tetap saja ada beberapa orang yang juga memanfaatkan pinjaman dari kartu kredit dengan cara gesek tunai.

Pinjaman kartu kredit lebih praktis dan juga lebih mudah. Hanya saja, tidak semua orang bisa memiliki kartu kredit karena proses pengajuannya pun diawasi sangat ketat oleh regulator seperti OJK.

Bahkan untuk memiliki dua kartu kredit pun saat ini sudah menjadi salah satu keistimewaan tersendiri bagi nasabah yang memilikinya.

  • Berbagai Pinjaman Alternatif

Nah, zaman digital ternyata memberikan banyak peluang bagi para inovator untuk menawarkan solusi bagi masyarakat. Utamanya bagi mereka yang butuh pinjaman tetapi tidak bisa diakomodasi oleh ketiga jenis pinjaman di atas dari lembaga keuangan.

Celah inilah yang dimanfaatkan oleh fintech atau perusahaan keuangan teknologi seperti Kredivo yang menawarkan pinjaman tunai cepat cair tanpa harus punya kartu kredit.

Bukan berarti tidak diawasi dan tidak diatur, justru fintech kini semakin ketat diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan demi melindungi nasabah. Oleh karena itulah, Kredivo hadir sebagai salah satu fintech yang terdaftar resmi di OJK untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang membutuhkan pinjaman dengan proses simpel.

Pinjaman dari Kredivo bisa dipakai untuk apa saja kok. Tapi, alangkah bijaknya jika digunakan untuk kebutuhan produktif. Kredivo memberikan bunga pinjaman 2,95% saja per bulan dengan pilihan tenor 30 hari, 3 dan 6 bulan.

Ada dua pinjaman yang ditawarkan oleh Kredivo bagi pengguna akun premium. Daftar dulu ya sebelum  mengajukan pinjaman lewat Kredivo.

Syaratnya mudah saja kok. Sudah berusia minimal 18 tahun, berpenghasilan tetap Rp3 juta per bulan meskipun bukan pegawai tetap atau karyawan di berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.